Kamis, 23 Februari 2023

 

Kesalahan Yang Indah

Episode 2 (Mulai Terkenal)

Seminggu kemudian, hari jumat siang ini Sheryl memiliki tugas untuk mengisi dakwah di salah satu kampus swasta mahal di kota itu.

Acaranya sendiri dimulai jam 3 sore, hingga kira kira selesai jam 5 sore..

Hari ini sheryl kembali dijemput oleh diana untuk menghadiri kajian tersebut.

Mereka berangkat jam 2 siang dan sampai ditujuan hampir jam 3. Mereka pun langsung menuju auditorium fakultas bahasa itu.

Di lama mobil mereka pun ngobrol santai seperti biasa, sheryl pun kaget melihat undangan yang disebar di internet menilik jumlah pendaftar yang hampir 3000an orang.

" Mak... Bener ini yang datang sebanyak ini..." tanya sheryl panik

 " Hmmm... Kayaknya iya deh sher.. Soalnya acaranya di auditorium besar kampus itu... Jadi ngga menutup kemungkinan yang dateng pasti banyak banget..." ucap diana.

 " Hufffftt.... Jadi nervous aku mak... Takut kalau sampai salah ngomong... Hehehe" ucap sheryl

 " Tenang sher... Tenang... Jangan nervous... Nanti malah materi yang udah kamu siapkan hilang... Tenang sher..." jawab diana menenangkan sahabat nya itu.

.

Tak lama mereka pun sampai di tempat tujuan, dan mereka pun langsung disambut bebrapa mahasiswi yang sepertinya merupakan panitia acara itu.

Sheryl dan diana pun langsung menuju ke belakang panggung untuk mempersiapkan segala sesuatu, termasuk makeup, dll.

Dan seperti biasa sebelum sheryl naik ke panggung, acara diisi dengan lagu lagu rohani.

Acara hari ini memiliki jumlah audience paling banyak diantara dakwah yang sudah sheryl isi sebelumnya.

Sheryl pun sempat merasa grogi melihat betapa ramainya audience yang datang

" Gimana sher... Kamu dah siap...?" tanya diana dibelakang stage

" Hhmm... Aku agak nervous mak... Hmm... Aku ngga nyangka kalau yang dateng bakal sebanyak ini... Aku jadi grogi mak..." jawab sheryl

 " Tenang sher... Tarik nafas dulu huffttt... Ayok sher tunjukan kalau kamu bisa... Kalau acara ini sukses aku yakin kedepannya bakal lebih banyak lagi jamaah yang dateng ke acara kamu sher... Semangat ya sher" ucap diana menyemangati sheryl yang masih terlihat gugup itu.

 " Iya mak... Bismillah aja dulu... Semoga acara ini berjalan sukses.." ucap sheryl.

Lalu mereka pun melihat ke depan panggung dan ternyata Audience sudah berkumpul sangat banyak hingga memenuhi auditorium itu, yang memelukku kapasitas hampir 3000 orang.

.

Sesaat kemudian sheryl pun masuk dan naik ke atas mimbar, dan acara pun dimulai.

Para audience terlihat sangat fokus memperhatikan materi Yang diberikan sheryl,

mereka dengan aktif mendengarkan dan sesekali curhat atau memberikan pertanyaan pada Sheryl.

Dengan topik yang diangkat pada ceramah nya adalah tentang pacaran.

Tentang konsep pacaran yang sering diselewengkan oleh anak anak muda untuk melangkah ke arah perzinaan.

Para audience memberikan berbagai macam pertanyaan seputar pacaran dan sheryl bisa menjawab nya dengan santai.

Karena memang sheryl selalu memiliki penguasaan materi yang luar biasa.

Sheryl selalu mempelajari segala sesuatu baik dari segi agama maupun dari kenyataan dan info terbaru yang ada di masyarakat,

sehingga jawaban sheryl selalu bisa memuaskan audience nya yang datang. Karena asyiknya acara,

Hingga tak terasa sudah pukul 5 sore dan acaranya pun selesai dan ditutup dengan tepuk tangan penonton.

Sheryl pun turun dari panggung dan disambut diana, diana berlari dan memeluk sheryl

 " yess.... Selamat ya sher... Kamu udah bisa melawati hal sulit itu... Seperti biasa Ustadzah sheryl.... Acaranya selalu sukses Dan rame.. Hehehe" kata diana bercanda

 " appaan sih mak..... Tapi.. Alhamdulillah mak... Aku sempet blank tadi di awal karena banyak banget audience yang dateng... Tapi alhamdulilah semua berjalan lancar mak... Hehehe.."

 "Oh.. Iya Yok jadi cari makan ngga? Mau maghrib disini atau di mana?" tanya sheryl mengajak diana

 " ooo.... Iya tadi aku ketemu mahasiswa katanya mau pesen kajian buat sabtu depan, bisa ngga?" tanya diana

" dimana mak anaknya?" tanya sheryl.

" Yok sini ikut aku sher... Dia nunggu diluar katanya tadi... " ajak diana.

.

Setelah berpamitan dan mendapatkan fee nya sheryl dan diana pun meninggalkan auditorium itu

dan menuju ke tempat mahasiswa yang dimaksud diana tadi, yang ternyata sudah menunggu mereka di luar

 " Ini nik yang tadi.... " ucap diana

 " Assalamualaikum ustadzah... Perkenalkan nama aku Arif.. Aku mahasiswa Dari fakultas Ekonomi kampus XXXX..." ucap mahasiswa Yang terlihat cukup tampan itu

" Eh. Iya.. Sheryl..." jawab sheryl

 " jadi begini ustadzah... Kami rencana ingin mengundang ustadzah untuk mengisi acara pembekalan ospek anak-anak kampus X ini jurusan management " kata mahasiswa yang terbilang tampan itu

 " ooo..... Untuk acarnya kapan dan dimana ya dek?" tanya sheryl

 " untuk acarnya rencana minggu siang kak... "

 " tempatnya nanti di ballroom hotel X daerah Y ", ujar mahasiswa yang bernama arif itu.

 " oo.... Lumayan jauh ya.... Hmmm..... Nanti kalau aku bisa, aku kontak kamu ya... Untuk sementara aku belum bisa kasih kepastian ya dek "

 " karena itu juga pas weekend juga. " jawab sheryl

 " hmm... baik ustadzah... Saya tunggu sampai hari senin ya..?" jawab arif

 " Assalamualaikum ustadzah... " ucap arif berpamitan. Arif kemudian mengucap salam dan pergi meninggalkan sheryl dan diana.

  Sheryl pun kaget melihat diana yang malah diam mematung tanpa sepatah katapun.

 " Mak... Oiii.. Diana.... Ngapain kamu...? " tanya sheryl yang bingung

 " wahhh.... Mahasiswa disini ganteng ganteng banget ya Sher.... Mukanya banyak yang kaya artis " ucap diana sambil melamun.

 Ternyata tadi saat sheryl mengobrol dengan arif mata diana justru jelalatan melihat arif dari ujung kaki ke ujung kepala.

 Meski sudah memiliki suami, tapi Diana ini memang adalah tipe wanita yang paling tidak tahan jika melihat lelaki tampan dan berotot.

 " hehh... Mak.... Mikirin apa kamu?? Kok malah bengong begitu..??!! " tanya sheryl kemudian menggandeng diana menuju tempat ibadah untuk ibadah.

 Selesai ibadah mereka pun menuju tempat makan di salah satu mall terbesar di kota itu dan makan di sebuah restoran Jepang .

 Sambil makan diana kembali membahas ketampanan mahasiswa kampus itu.

 " Ohh... Aku baru searching nih sher... Ternyata kampus tadi memang kampus internasional sher... Yang kuliah disana orang orang kaya sher..." Sheryl pun hanya bisa geleng-geleng kepala melihat tingkah aneh sahabatnya ini.

Setelah makan mereka pun pulang ke rumah masing-masing, diana mengantar sheryl kerumahnya, Sebelum ia sendiri pulang.

Diana berpesan jika butuh tumpangan ia siap. Dan sheryl pun masuk ke rumah sambil menunggu suaminya pulang.

Ia pun memasak dan mandi, kemudian hilman kembali pulang larut dengan alasan lembur di kantornya.

 

Akhir pekan mereka habiskan dengan jalan2 disekitar kota kadang kadang mereka memilih pergi ke tempat wisata dan seperti biasnya tiap malam minggu mereka merengguk kenikmatan duniawi.

Meski sheryl tak pernah merasakan kenikmatan seperti yang dikatakan diana ,saat diana berhubungan dengan suaminya.

Tapi sebagi istri yang baik sheryl selau menghargai suaminya yang memang tak bisa memuasakan nya itu

Apalagi sheryl merasakan jika akhir2 ini hilman suaminya saat bercinta keluar lebih cepat dari biasanya.

Yang dulu satu ronde bisa sekitar 15 menit sekarang cuma 10 menit atau kurang sudah selesai.

Kadang kadang sheryl merasa kurang puas dengan seks yang mereka lakukan.

Namun ia selalu memupusnya sendiri ia yakin jika hal itu terjadi karena hilman terlalu giat dan capek saat bekerja.

Hilman terlalu fokus dalam bekerja Karena memang hilman mengincar kenaikan jabatan bulan depan.

.

Hari hari berikutnya mereka menjalani hari seperti biasa, hingga selasa malam saat sedang makan malam berdua dengan hilman

" ma.... Papa nanti jumat sabtu minggu ada pendidikan di diklat di semarang ma...."

" mama ngga apa2 kan papa tinggal 3 hari 2 malem" tanya hilman

" ngga apa2 kok pa... Tenang aja... Papa fokus aja nanti disana ok??" jawab sheryl.

Hilman amat bahagia mempunyai istri yang tidak hanya cantik dan sexy tapi juga sangat pengertian sama suami itu.

Tapi entah mengapa hilman tak bisa memanfaatkan kecantikan dan keseksian istrinya itu

 

Malam harinya sebelum tidur sheryl membuka pesan dari diana kalau nanti sabtu minggu ia akan pergi menemani suaminya ke rumah orangtua suaminya di jawa tengah.

Kemudian selain chat dari diana terlihat juga sebuah chat masuk dari mahasiswa bernama arif yang ia temui bebrapa hari lalu.

Arif menanyakan kesediaan sheryl untuk mengisi kajian besok sabtu. Sheryl pun menjawab

" dek arif sebenarnya aku bisa mengisi tapi aku ngga ada kendaraan ke sana?" jawab sheryl,

karena memang jarak kota itu ke lokasi sekitar 2 jam, dan sheryl belum tau jalan yang dilewati .

Bebrapa saat kemudian arif membalas

" tenang ustadzah... Kalau masalah transportasi kami bisa menyediakan buat ustadzah... Tinggal share loc aja rumah ustadzah nanti biar salah satu panitia yang jemput ustadzah" ketik arif

" baiklah kalau begitu.... Maaf ya dek ngerepoti" jawab sheryl.

Dan ia pun setuju untuk mengisi jadwal itu karena ia tak ada rencana lain karena sang suami dinas dan sahabatnya juga pergi.

Sheryl pun setuju mengambil acara itu dengan pertimbangan Daripada kesepian dirumah ia memilih mengambil jadwal itu.

 

.

 

Minggu pagi setelah bangun tidur sheryl melanjutkan jadwalnya untuk senam areobik di salah satu sanggar itu.

Sheryl memang rutin ikut senam untuk menjaga kesehatan nya namun ia tidak tau jika efeknya membuat tubuhnya jadi sangat semok dan seksi seperti ini.

Selesai senam ia pun sarapan dan mandi pagi. Selesai mandi sheryl pun bersiap siap untuk pergi ke kajian sesuai rencana.

Kali ini sheryl ingin tampil cantik dan lebih muda karena memang yang akan menjadi audience nya kali ini bukanlah ibu ibu namun remaja mahasiswa.

Sehingga ia ingin tampil cantik dan muda. Sheryl pun mengoles make up, lisptik, dll.

Tak lupa memakai parfum favorit ya itu. Hari itu sheryl mengenakan Gamis warna kuning dengan perpaduan hijab warna cream itu yang sungguh cocok dengan wajah dan kulit putih sheryl.

Tak lama kemudian sebuah mobil sedan Mercedes benz E class warna putih terparkir di depan rumahnya. Dan kemudian

 

Ting.......

 

Suara pesan masuk ke HP sheryl

 

" maaf kak, saya perwakilan kampus X sudah berada di lokasi sesuai share kakak" Tulis nya

" mobil nya yang mana ya mas?" tanya sheryl

" yang sedan putih mbak... Terimakasih" jawab pria itu.

Setelah selesai dandan sheryl pun memastikan rumah terkunci dan kemudian ia pun beranjak ke luar rumah dan menghampiri mobil putih yang ia yakin pemilik nya pasti sangat kaya itu.

 

Kemudian

 

Tok..... Tok... Tok....

Sheryl mengetuk kaca mobil samping itu dan si pemilik mobil tadi.

Dan saat pintu mobil dibuka alangkah terkejut nya sheryl, begitu pun pria di mobil itu.

" lho mas nya....", ucap sheryl

" lho mbak...." ucap pria itu

" YANG DI MALL X... Kan?"

" Kopi...." ucap mereka barengan. Sheryl sadar bahwa pria itu adalah pria yang ia tumpahi kopi bebrapa waktu lalu.

" masuk mbak udah ditunggu yang laen" kata pria itu,

kemudian sheryl pun masuk mobil yang interior nya sangat mahal itu. Dan mobil pun berangkat ke lokasi tujuan

" lho mas... Kok bisa disini" tanya sheryl masih tak percaya

 

" oh iya mbak... Kenalin saya ALEX mahasiswa management universitas X juga" jawab pria bernama Alex itu.

 

" ooo.... Kamu mahasiswa ya...."

 

" btw... Maaf ya dek. Buat yang masalah kopi dulu" kata sheryl

 

" udah mbak ngga apa2 kok... Lupain aja deh mbak" jawab Alex.

 

Keduanya pun merasa canggung. Meski tanpa sepatah katapun namun keduanya saling curi pandang ke arah lawan nya.

 

Sampai ditujukan mereka pun turun dan disambut mahasiswa lain disana..

.

 

Setelah itu sheryl seperti biasa mengisi acara kajian dengan sangat menarik.

Para mahasiswa dan mahasiswi disana bergantian melakukan sesi tanya jawab dengan teman simpati dan empati kepada sesama itu.

Disisi lain sheryl tidak melihat sosok Alex diantara audience nya yang ia yakin jika Alex berbeda keyakinan dengannya.

Sebelum acara selesai ada pertanyaan yang dilontarkan mahasiswa

" ustadzah, apakah empati dan simpati itu hanya boleh kita berikan untuk sesama agama saja?" tanya nya

" baik..... Simpati dan empati baik untuk sesama manusia atau makhluk hidup lain... Tak terkira banyaknya.... Empati dan simpati harus kita terapkan pada apapun dan siapapun. Tak terkecuali untuk orang dari agama lain. " jawab sheryl dengan mantab

Kemudian sesi ditutup dengan doa bersama untuk kelancaran ospek ini.

.

Alex2

Setelah acara selesai banyak mahasiswi yang ingin meminta tanda tangan sheryl. Sheryl dengan semangat melayani mereka satu persatu.

Setelah semua sesi selesai sheryl pun turun panggung dan dijamu Dengan bebrapa makanan enak disana.

Selesai makan dan ramah tamah dengan panitia sheryl pun bersiap pulang. Sheryl pun bertanya dengan siapa ia pulang nanti

 

" sama saya aja mbak.... Sekalian saya mau ambil alat dikampus nanti" jawab salah seorang mahasiswa bernama Rangga.

Kemudian salah satu mahasiswa lain pun menimpali perkataan Rangga itu

" awas ustadzah... Si Rangga itu playboy kelas hiu... Bukan kakap lagi... Semua cewe disini aja demen ama doi" katanya kemudian dipukul salah satu temennya karena bicara ngelantur.

 

Sheryl yang pensaran pun bertanya tentang Alex, Arif pun menjawab jika Alex tadi pergi untuk ibadah

Sheryl pun tau jika pemuda tampan itu ternyata berbeda agama dengan nya

" Gimana ustadzah...? Ustadzah mau bareng siapa ..?" tanya arif

Sheryl pun diam sejenak sambil berpikir, hingga akhirnya sheryl pun menjawab

" Hmmm... aku bareng yang tadi jemput aku aja gimana dek ...?" jawab sheryl

" Ohhh.. Ok kak... Tunggu aja ya kak... bentar lagi si Alex paling dah balik...." jawab arif

 

.

Sore hari setelah ibadah Alex pun menawarkan untuk mengantar sheryl.

Setelah sebelum nya sheryl pamit dengan arif dan yang lain selaku panitia acara inii.

" mobilnya dimana dek?" tanya sheryl

"mobilnya saya parkir agak jauh mbak.... Biar saya ambil mbak tunggu disini aja" jawab Alex

" ngga usah dek... mbak Ikut aja Sekalian mau jalan jalan lihat pemandangan" jawab sheryl ngikutin Alex disampingnya.

Karena lokasi cukup jauh dan harus naik tangga yang cukup panjang tiba tiba

Aduh..... Srret.......

" awas mbak...", ujar Alex, saat melihat sheryl terpelesat kulit jeruk. Disana

Namun dengan sigap Alex berhasil menangkap tubuh sheryl yang jatuh ke pelukannya saat ini.

Disaat itu sheryl bisa merasakan Tegap dan macho nya tubuh anak muda ini dan sedangkan disisi lain Alex tak sengaja memegang tubuh sintal ustadzah itu...

Bebrapa saat kemudian. Mereka melepas pegangan mereka atas tubuh lainnya

" maaf mbak..." ujar Alex

 

" iya dek ngga apa apa... Makasih udah Tolong in aku tadi" Jawab sheryl

 

" mbak ngga kenapa2 kan? Ngga ada yang luka kan?". Tanya Alex

 

Mereka pun melanjutkan perjalanan dan sampai lah mereka dimobil, saat dimobil Alex melihat wajah sheryl yang terlihat kesakitan

 

" mbak ngga kenapa kenapa kan?" tanya Alex

 

" oh...ini mbak kayaknya keseleo aja " jawab sheryl.

 

Setelah menempuh bebrapa menit perjalanan. Mereka sampai lah di sebuah apotek.

 

Alex pun menghentikan mobilnya dan turun. Sheryl sempat bingung mau kemana pemuda tampan itu.

Bebrapa saat menunggu di mobil, Alex pun datang membawa obat oles untuk terkilir

" ini mbak diolesi biar ngga sakit" kata Alex

" terimakasih dek. Maaf ngerepoti" jawab sheryl.

Sebenarnya inilah yang membuat Alex disukai semua cewe di kampusnya selain karena paras nya yang tampan, wajah blasteran, tubuh tinggi 188cm dengan badan kekar, ia juga super kaya.

 

Namun yang Paling menarik adalah sikapnya dan terlihat dingin diluar namun hangat didalam.

 

.

 

Bebrapa saat kemudian mereka sampai didepan rumah sheryl, dan sheryl pun turun dari mobil sambil masih menaham sakit,

ia pun pamit dengan Alex dan berjalan menuju kedalam rumah dengan kesusahan karena kaki nya sakit.

Didalam mobil Alex hanya tersenyum tipis sambil memandangi cara berjalan sheryl yang ia anggap sangat lucu itu.

Kemudian Alex pun memacu mobilnya pergi dan sheryl masuk ke rumahnya.

Dirumah terlihat sheryl sedang rebahan sambil mengoleskan salep yang diberikan Alex tadi, ia merasa kaki nya amat sakit saat terjatuh tadi.

Tapi untungnya ada Alex yang menahan tubuhnya sehingga tidak jatuh dari tangga itu yang mungkin akan membuat sheryl terluka lebih parah lagi.

 

Sheryl justru membayangkan saat dirinya jatuh ke pelukan Alex tadi, ia bisa merasakan bagaimana tubub jantan Alex begitu indah....

Namun ia langsung menghilangkan bayangan2 aneh di pikirannya nya itu, ia malah jadi merasa seperti diana saja.

 

Karena memang sheryl merasa jika Alex adalah tipe pria idaman nya diluar suaminya hilman

.

Sampai suaminya pulang terlihat sheryl belum bisa berjalan normal dan masih hanya bisa rebahan di kasurnya saja.

Karena memang kondisi kakinya yang masih terasa sakit untuk berjalan.

Suaminya pun merawat sheryl dengan penuh perhatian, sheryl merasa bahagia mendapat perhatian yang intens seperti itu dari suaminya.

Karena perhatian intens dari suaminya inilah yang membuat sheryl ingin memiliki anak.

Ia pun mengutarakan niatnya untuk mempunyai anak pertama mereka

Namun sayang jawaban dari hilman mengecewakan sheryl. Hilman berkata bahwa ia masih ingin mengejar karir

dan belum ingin punya komitmen untuk jadi seorang ayah dalam waktu dekat.

Jawaban hilman jelas membuat sheryl kecewa dan agak marah kepada suaminya itu.

Sheryl mengisi waktu kesehariannya dengan mengelola toko online nya.

Karena pemasaran yang mereka lakukan berhasil order yang datang minggu ini benar-benar meningkat tajam.

 

Banyak mahasiswi2 dan ibu-ibu yang mulai menjadi pelanggan baik pelanggan baru maupun pelanggan tetap.

 

Sehingga kesibukan selama kakinya sakit Adalah ngelola toko online nya.

 

.........

 

.

Sementara ditempat lain Alex malam ini terbang langsung ke Amerika untuk mengurus sesuatu hal. Ia menempuh perjalanan udara dari jakarta hingga Washington DC.

 

 

Perjalanan yang sangat lama itu jelas menyita waktu dan tenaga Alex.

Sampai di bandara Amerika ia sudah dijemput dengan mobile mewah oleh pegawai perusahaan ayahnya.

Alex pun dibawa ke sebuah rumah sakit. Disana ia sebelum masuk ke suatu kamar ia bertemu dengan seorang wanita muda yang amat ia benci,

wanita itu menatap Alex sambil terlihat sedih sambil menggendong seorang anak kecil.

Alex masuk ke sebuah kamar VVIP rumah sakit itu dan disana

" bagaimana kondisi mu di Indonesia nak?" ucap pria itu

" ya... Biasa lah pa... Ngga ada yang spesial" jawab Alex

" apa kamu sudah menemukan wanita yang pas buat mu nak?" tanya ayahnya khawatir

" belum pa..." jawab Alex santai

" papa cuma pengen sebelum akhir hayat papa... Papa. Bisa lihat anak laki laki papa satu satunya sudah memiliki pendamping hidup yang sesuai dengan keinginan kamu.... Dan cucu yang akan mewa risi semuanya dari mu nanti nak " kata ayahnya Alex

 

" kenapa ayah bilang begitu.... Bukankah ayah juga punya anak dari........ " kata Alex dengan ketus.

Setelah dari rumah sakit Alex menuju ke kantor notaris tanda tangan sebuah MoU yang sudah dibuat oleh ayahnya.

Alex terlihat kaget membaca mou itu bahkan ia tak percaya dengan semua ini.

 

END EPISODE 2

Tidak ada komentar:

Posting Komentar